DPRD  

Warga Sesumpu Sulit Akses Air Bersih, DPRD PPU Minta Pemda Segera Berikan Solusi

Anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Mahyudin.

PENAJAM – Dalam sebulan terakhir, sejumlah wilayah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengalami penurunan signifikan dalam ketersediaan air baku. Keterbatasan air bersih ini terutama dirasakan oleh warga di Kelurahan Sesumpu dan Kampung Baru.

Anggota DPRD PPU, Mahyuddin, meminta perhatian serius dari Pemerintah Daerah (Pemda) PPU terhadap wilayah yang masih mengalami kekurangan air bersih, khususnya di kedua lokasi tersebut.

“Saya harap Pemda PPU segera memperhatikan wilayah yang minim ketersediaan air, terutama di Sesumpu dan Kampung Baru,” ujar Mahyuddin, Jumat (01/11/2024).

Mahyuddin mengungkapkan bahwa warga setempat saat ini kesulitan mengakses air bersih, padahal air merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari.

Untuk itu, DPRD PPU berencana berkoordinasi dengan Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka (AMDT) guna memantau kondisi tersebut. “Kami akan segera turun ke lapangan untuk melihat langsung situasi di wilayah tersebut, karena pelayanan air bersih sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” jelas Mahyuddin.

Sebagai informasi, kedua wilayah tersebut termasuk dalam kawasan administrasi Pemda PPU. Mahyuddin mendesak Pemda segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah kekurangan air bersih yang kian meresahkan warga.

“Warga saat ini hanya mengandalkan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari. Ini tentu bukan solusi jangka panjang yang dapat diandalkan,” tandasnya. (Adv/DPRD PPU)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *