DPRD  

Mahyuddin Dukung Pembebasan Lahan untuk Pengembangan Wisata di PPU

Anggota Komisi l Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Mahyuddin.

PENAJAM – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Mahyuddin, mendukung rencana Pemerintah Daerah (Pemda) untuk membebaskan lahan di Pantai Sipakario, Kelurahan Nipah-nipah, dan Ekowisata Mangrove, Kelurahan Kampung Baru. Langkah ini dianggap sebagai bentuk keseriusan Pemda dalam mengembangkan destinasi wisata di daerah tersebut.

Menurut Mahyuddin, pembebasan lahan akan memberi Pemda keleluasaan untuk mengelola dan mengembangkan dua objek wisata tersebut, yang diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

“Kami mendukung penuh rencana pembebasan lahan di dua objek wisata tersebut. Ini menunjukkan bahwa pemerintah serius dalam mengembangkan sektor pariwisata, yang memang masih terbatas di PPU,” ujar Mahyuddin, Kamis (1/11/2024).

Meski demikian, Mahyuddin mengungkapkan bahwa rencana pembebasan lahan ini sudah direncanakan sejak beberapa tahun lalu, namun terkendala oleh penolakan dari masyarakat sekitar yang enggan melepaskan tanah mereka. Salah satu kendala yang terjadi adalah masalah abrasi yang sempat terjadi di Pantai Nipah-nipah, yang membuat sebagian warga kembali mengklaim hak atas tanah mereka.

“Beberapa tahun lalu, Pantai Nipah-nipah sempat mengalami abrasi, yang menyebabkan sebagian masyarakat merasa memiliki hak atas lahan tersebut,” ungkap Mahyuddin.

Mahyuddin berharap pembebasan lahan ini dapat segera terlaksana. Jika berhasil, pengembangan dua objek wisata ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan sektor pariwisata di PPU, sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi tiket masuk atau pungutan lainnya.

“Dengan adanya pengelolaan yang baik, objek wisata ini bisa mendatangkan PAD yang signifikan, yang pada gilirannya juga akan menggerakkan perekonomian daerah, khususnya bagi masyarakat sekitar,” jelas Mahyuddin.

Selain itu, Mahyuddin juga berharap agar Pemda dapat menjaga dan merawat kedua destinasi wisata tersebut agar tetap berkembang secara berkelanjutan.

“Saya berharap pemerintah dapat terus serius merawat dan mengembangkan destinasi wisata ini agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi daerah dan masyarakat,” pungkasnya. (ADV/DPRD PPU)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *