Muara Badak Jadi Tuan Rumah AKG 2025, Digelar 28 Mei hingga 21 Juni

Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Ekonomi Desa DPMD Kukar, Asmi Riyandi Elvandar saat sambutan di acara AKG pada Sabtu 17 Mei 2025.

KALTIMTALK.COM – Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara, ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan Ajang Kreativitas Gotong Royong (AKG) tahun 2025. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 28 Mei hingga 21 Juni 2025.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Ekonomi Desa DPMD Kukar, Asmi Riyandi Elvandar mengatakan, kegiatan AKG yang akan datang merupakan pelaksanaan ketiga yang digelar secara bergulir di berbagai kecamatan di Kutai Kartanegara.

Sebelumnya, AKG pertama kali digelar di Kecamatan Kota Bangun dan kemudian dilanjutkan di Tenggarong Seberang pada tahun lalu.

Muara Badak dipilih bukan tanpa alasan. Kecamatan ini dinilai siap dari segi dukungan masyarakat dan kesiapan infrastruktur untuk menyambut seluruh peserta dari 20 kecamatan di Kutai Kartanegara.

“Kita melihat kesiapan Muara Badak cukup baik, dan ini menjadi kesempatan untuk membuktikan potensi yang dimiliki,” ujar Asmi dalam sambutannya pada Sabtu (17/5/2025).

Ia juga menekankan pentingnya peran prakader di masing-masing wilayah untuk mendukung suksesnya kegiatan AKG dan PKK. Peran ini dinilai strategis dalam menunjang kegiatan di tingkat kecamatan.

Pihak penggerak PKK kabupaten pun diharapkan dapat memimpin dan meminimalkan seluruh kebutuhan yang berkaitan dengan teknis kegiatan. Termasuk dalam hal perencanaan, logistik, hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Menariknya, pelaksanaan AKG 2025 ini bertepatan dengan masa libur nasional dan cuti bersama. Asmi melihat momentum ini sebagai peluang emas untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan jajaran instansi pemerintah.

“Karena bertepatan dengan hari libur, maka instansi juga tutup. Sehingga kita harapkan semua perangkat daerah bisa hadir dan meramaikan acara di Muara Badak,” lanjutnya.

Ia optimistis, momen ini bisa dimanfaatkan sekaligus untuk berlibur bersama keluarga.

Menurutnya, kegiatan AKG ini tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga menampilkan potensi dan kreativitas masyarakat desa dari berbagai kecamatan. Salah satu agenda utama yang akan digelar adalah pameran atau ekspo.

Dia menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan akan dibahas secara bertahap, termasuk mekanisme kehadiran peserta, pembagian tugas panitia, dan koordinasi dengan pihak kecamatan. Menurut Asmi, pelaksanaan tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada pihak kecamatan selaku tuan rumah.

“Pelaksanaan AKG harus menjadi tanggung jawab bersama. Kita dari kabupaten siap memfasilitasi dan memberikan dukungan penuh,” tambahnya.

Sementara itu, bentuk dukungan tersebut meliputi fasilitasi perjalanan dinas bagi kader PKK, penyediaan door prize, serta hadiah uang pembinaan untuk para pemenang lomba.

Asmi juga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang seremonial, tetapi menjadi sarana strategis untuk memperkuat gotong royong dan pemberdayaan masyarakat desa. Ia berharap kegiatan ini mampu memberi dampak positif yang nyata bagi pembangunan desa.

Dengan persiapan yang matang dan partisipasi aktif seluruh pihak, Asmi yakin AKG 2025 di Muara Badak akan berlangsung meriah dan sukses. Dia pun mengajak seluruh jajaran pemerintahan desa dan kecamatan untuk saling bersinergi.

“Insya Allah kita akan jadikan AKG 2025 ini sebagai ajang kebersamaan, kreativitas, dan semangat membangun desa,” pungkasnya.(Adv/hm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *