PENAJAM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) dipastikan akan menerima bantuan alat Computerized Tomography Scan (CT scan) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Bantuan tersebut merupakan hasil usulan pemerintah daerah yang sebelumnya disampaikan langsung oleh Bupati Penajam Paser Utara (PPU) dalam pertemuan dengan Wakil Menteri Kesehatan RI.
Direktur RSUD RAPB, Lukasiwan, mengatakan usulan tersebut telah disetujui dan saat ini tinggal menunggu tahapan realisasi dari Kementerian Kesehatan.
“Terkait bantuan CT scan yang di usulkan langsung bupati dengan wakil menteri kesehatan, insyaallah diterima. Realisasinya dijadwalkan pada bulan Mei oleh Kemenkes,” ujarnya, Rabu (01/04/2026).
Ia menjelaskan, bantuan yang akan diterima berupa satu unit alat CT scan yang berfungsi mendiagnosis berbagai jenis penyakit hingga mendeteksi patah tulang. “Bantuan yang akan kita terima itu satu unit CT scan,” ucapnya.
Dengan adanya alat tersebut, masyarakat PPU diharapkan tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan layanan pemeriksaan CT scan.
“Kalau sudah tersedia, masyarakat tidak perlu lagi dirujuk ke Balikpapan atau ke RS Hermina di IKN untuk CT scan,” jelasnya.
Lukasiwan menambahkan, pengadaan alat tersebut sepenuhnya berasal dari pemerintah pusat, sehingga pihak rumah sakit hanya sebagai penerima manfaat.
“Pengadaannya dari kementerian, kami hanya sebagai penerima manfaat, jadi tidak mengetahui berapa nilai anggarannya,” katanya.
Selain penguatan sarana, RSUD RAPB juga terus berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya tenaga kesehatan untuk mendukung layanan intensif.
“Untuk tenaga, sementara tahun ini kita siapkan sekitar 10 orang untuk ICU dan PICU,” tambahnya.
Namun demikian, ia mengakui masih terdapat kekurangan tenaga perawat yang menjadi salah satu tantangan dalam optimalisasi pelayanan rumah sakit.
“Untuk saat ini kita masih kekurangan tenaga perawat,” pungkasnya.(*)












