Kelurahan Petung Gelar Pelatihan Membatik sebagai Upaya Pemberdayaan Perempuan

PENAJAM – Pemerintah Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), melaksanakan kegiatan pelatihan membatik bagi kader PKK, Posyandu, dan Dasawisma. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan.

Pelatihan berlangsung selama dua hari, mulai Senin (3/11/2025), dan diikuti sebanyak 15 peserta perwakilan dari berbagai kelompok perempuan di wilayah Kelurahan Petung.

Lurah Petung, Achmad Fitriady, menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi perempuan.

“Pelatihan ini kami selenggarakan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan keterampilan dan kemandirian perempuan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat peran perempuan dalam pembangunan, sekaligus memperkecil potensi terjadinya kekerasan terhadap perempuan,” ujar Ady, Kamis (6/11/2025).

Pelatihan membatik ini dibiayai melalui Anggaran Kelurahan Tahun 2025 dan dilaksanakan secara intensif, mulai dari pengenalan dasar hingga teknik mahir. Pemerintah Kelurahan Petung juga berencana menindaklanjuti kegiatan ini dengan pembentukan kelompok membatik tingkat kelurahan agar pelatihan dapat berlanjut secara rutin.

“Kami menjadwalkan kegiatan membatik setiap minggu agar tidak hanya bersifat seremonial, melainkan berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Tingginya antusiasme peserta menjadi dorongan bagi pihak kelurahan untuk melanjutkan kegiatan serupa di masa mendatang. Selain itu, Kelurahan Petung juga berencana mengadakan kunjungan lapangan ke Rumah Batik Sekar Buan sebagai bagian dari orientasi praktik lapangan bagi peserta.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah kelurahan akan menggandeng Koperasi Merah Putih dalam mendukung pemasaran hasil karya para peserta. “Kami akan bekerja sama dengan Koperasi Merah Putih agar hasil membatik ini dapat dipasarkan dan menjadi sumber pendapatan tambahan bagi peserta,” jelas Ady.

Lebih lanjut, pada tahun 2026, Pemerintah Kelurahan Petung akan mengembangkan batik khas Petung yang terinspirasi dari program inovasi Gerakan Menanam Kantong Semar (Gemar).

“Ke depan, kami berkomitmen untuk melanjutkan kegiatan ini ke tahap lanjutan serta mengembangkan motif batik yang mencerminkan identitas lokal Petung. Harapannya, batik khas Petung dapat menjadi salah satu produk unggulan daerah,” tutup Ady. (Adv/DiskominfoPPU)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *