PENAJAM — Kelurahan Gunung Steleng ditunjuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-46 tingkat Kecamatan Penajam. Kegiatan ini mengusung tema “Meneguhkan Moderasi Beragama dalam Cahaya Al-Qur’an di Gerbang Nusantara” dan diharapkan menjadi momentum memperkuat semangat keagamaan di tengah masyarakat.
Lurah Gunung Steleng, Ernawati, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pelaksana MTQ ke-46, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang lomba membaca Al-Qur’an. Lebih dari itu, MTQ menjadi wadah untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus mempererat ukhuwah antarwarga.
“MTQ merupakan salah satu wujud nyata dan upaya kita untuk menjaga serta memuliakan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam. Melalui kegiatan ini, mari kita jadikan sebagai wahana yang penuh dengan kebersamaan dan suka cita untuk meneguhkan ukhuwah, serta semakin mencintai dan membumikan Al-Qur’an,” ujar Andi Sutriani Mulyadi, SP .
Ia menambahkan, pelaksanaan MTQ ini juga menjadi sarana memperkuat kesadaran beragama yang lebih humanis, terbuka, dan menampilkan wajah Islam yang rahmatan lil alamin. Nilai-nilai tersebut menurutnya sangat penting di tengah perkembangan masyarakat yang semakin majemuk.
Sebagai tuan rumah, Kelurahan Gunung Steleng telah mempersiapkan berbagai hal, mulai dari kesiapan lokasi, fasilitas lomba, hingga pelibatan masyarakat dan lembaga keagamaan setempat. Dukungan penuh juga datang dari tokoh agama dan tokoh masyarakat yang berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses.
“Melalui MTQ ini, kami ingin menjadikan Gunung Steleng bukan hanya sebagai tempat penyelenggaraan, tetapi juga sebagai ruang yang menebarkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Andi Sutriani.
Kegiatan MTQ ke-46 tingkat Kecamatan Penajam ini diharapkan melahirkan generasi muda Qur’ani yang berakhlak mulia serta memperkuat semangat moderasi beragama di wilayah Gerbang Nusantara.(Adv/DiskominfoPPU)












