Inspektorat Daerah Lakukan Monitoring Realisasi Belanja Operasional di Kecamatan Penajam

PENAJAM – Kecamatan Penajam menerima kunjungan dari Tim Inspektorat Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara dalam rangka monitoring realisasi belanja operasional periode 1 januari s/d 15 agustus tahun anggaran 2025. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (9/9/2025) di ruang rapat Kantor Kecamatan Penajam.

Tim monitoring Inspektorat diterima langsung oleh Sekretaris Camat Penajam, didampingi Kasubbag Perencanaan Program dan Keuangan, Kasubbag Umum, serta staf kecamatan. Suasana pertemuan berlangsung kondusif, penuh keterbukaan, dan mencerminkan sinergi positif antara pemerintah kecamatan dengan lembaga pengawasan daerah.

Dalam sambutannya, Sekretaris Camat Penajam, Peri Tangdirerung, SH., MM., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan monitoring ini. Ia menegaskan bahwa pihak kecamatan pada prinsipnya menyambut baik setiap bentuk evaluasi dan pengawasan yang dilakukan Inspektorat. Menurutnya, monitoring bukanlah hal yang perlu ditakuti, melainkan bagian penting dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. “Apabila memang ada hal-hal yang perlu dibenahi, kami siap untuk melakukan pembenahan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Peri.

Sementara itu, dari pihak Inspektorat disampaikan bahwa secara umum realisasi belanja operasional Kecamatan Penajam sudah cukup baik. Namun, tim juga menyoroti adanya beberapa pos anggaran yang realisasinya masih terbilang minim, di antaranya belanja makan dan minum serta kegiatan tertentu yang belum sepenuhnya terealisasi.

Menanggapi hal tersebut, Kasubbag Perencanaan Program dan Keuangan Kecamatan Penajam, Jusrina Ahdaria, ST memberikan penjelasan bahwa kegiatan yang berkaitan dengan belanja tersebut memang belum berjalan maksimal karena menyesuaikan jadwal pelaksanaan kegiatan, seperti kebutuhan makan dan minum untuk kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Ia memastikan bahwa seluruh kegiatan akan tetap terlaksana sebelum akhir tahun anggaran, sehingga realisasi belanja dapat tercapai sesuai rencana.

Kegiatan monitoring ini diakhiri dengan dialog terbuka antara tim Inspektorat dan jajaran Kecamatan Penajam. Pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat pengelolaan keuangan daerah, sehingga penggunaan anggaran dapat berjalan lebih efektif, efisien, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(Adv/Asr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *