Aulia-Rendi Matangkan Penyelarasan 17 Program Prioritas Kukar Idaman Terbaik

Rapat internal penyelarasan program visi Kukar Idaman Terbaik.

KALTIMTALK.COM – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri bersama Wakil Bupati Rendi Solihin menekankan pentingnya sinkronisasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam melaksanakan 17 program prioritas sesuai arah visi dan misi Kukar Idaman Terbaik.

Hal itu ditegaskan Aulia saat memimpin rapat internal bersama jajaran Pemkab Kukar di Aula Bappeda pada Selasa (1/7/2025).

Kegiatan ini juga diikuti para camat, kepala desa, dan lurah melalui sambungan daring dari wilayah masing-masing.

Aulia meminta setiap OPD benar-benar memahami arah kebijakan agar implementasi program di lapangan tidak melenceng dari tujuan besar yang sudah ditetapkan.

“Saya minta agar seluruh OPD dapat mengerti visi misi Kukar Idaman Terbaik, program-program yang ada pun harus selaras,” tegasnya.

Ia menjelaskan, visi baru ini bukan hanya sekadar melanjutkan Kukar Idaman, melainkan peningkatan dengan penyesuaian misi dan sasaran yang lebih relevan dengan kondisi saat ini.

“Tujuan internalisasi ini adalah untuk memperkenalkan dan menyamakan persepsi terhadap visi-misi Kukar Idaman Terbaik. Kami menjelaskan visi, misi, cita-cita, serta 17 program prioritas yang menjadi ruh dari Kukar Idaman Terbaik itu sendiri,” katanya.

Ia menambahkan, penegasan kata Terbaik pada Kukar Idaman menekankan komitmen untuk mewujudkan program nyata dengan capaian prestasi yang terukur.

“Artinya, di Kukar Idaman Terbaik ini kita meningkatkan eskalasinya, baik dari segi jumlah maupun dampak manfaatnya bagi masyarakat Kutai Kartanegara,” sambung Aulia.

Beberapa program strategis di bawah payung visi ini di antaranya mencakup layanan kesehatan yang cukup menggunakan KTP dan bantuan biaya pendidikan untuk pelajar Kukar.

Aulia menegaskan bahwa program-program tersebut kini sudah berjalan dan telah dirasakan masyarakat.

“Kita langsung launching program Berobat Cukup dengan KTP. Juga langsung kita launching sekolah gratis, termasuk pakaian sekolah untuk anak-anak SD dan SMP, yang menjadi kewenangan pemerintah daerah,” pungkasnya. (Adv/wo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *