KALTIMTALK.COM – Gangguan listrik yang terjadi di Planetarium Jagat Raya Kukar menyebabkan operasional tempat wisata edukatif ini terhenti sementara waktu.
Ketidakstabilan arus listrik dari PLN menyebabkan kerusakan pada peralatan utama, sehingga Planetarium tidak dapat beroperasi, terutama pada saat libur Lebaran yang biasa menjadi puncak kunjungan wisata.
Plt Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Arianto, mengungkapkan bahwa meskipun telah dilakukan perbaikan sebelumnya, sejumlah alat masih rusak saat diuji coba kembali.
“Arus listrik yang masuk ke Planetarium naik turun, dan sayangnya ini terjadi menjelang libur Lebaran,” ujar Arianto, Jumaat (11/4/25).
Arianto menyayangkan gangguan ini, mengingat libur Lebaran merupakan waktu yang sangat dinanti-nanti bagi para pengunjung, baik wisatawan umum maupun pelajar yang biasa datang untuk kegiatan edukasi.
“Ini sangat kami sesalkan, karena pengunjung seharusnya bisa menikmati berbagai tampilan menarik di Planetarium selama libur Lebaran,” tambahnya.
Planetarium Jagat Raya juga kerap dijadikan tujuan kunjungan bagi sekolah-sekolah dari Kukar dan luar daerah, seperti Samarinda dan Balikpapan, untuk kegiatan belajar mengenai astronomi.
“Para guru biasanya sudah melakukan reservasi jauh-jauh hari untuk kunjungan belajar, terutama untuk pelajaran IPA. Anak-anak sangat antusias karena bisa belajar langsung tentang tata surya dan bintang,” kata Arianto.
Terkait masalah teknis ini, Dinas Pariwisata Kukar telah melayangkan surat kepada PLN untuk segera menstabilkan aliran listrik ke kawasan planetarium.
“Kami ingin memastikan bahwa setelah perbaikan dilakukan, peralatan di Planetarium tidak akan rusak lagi akibat ketidakstabilan listrik. Kami terus berkoordinasi dengan PLN dan berharap masalah ini segera teratasi,” tegasnya.
Setelah listrik stabil, perbaikan akan segera dilakukan dan Planetarium Jagat Raya akan kembali beroperasi seperti biasa.
“Kami tahu banyak yang menantikan kunjungan ke sana, terutama selama liburan Lebaran. Kami berupaya agar secepatnya dapat kembali melayani pengunjung dengan normal,” pungkas Arianto. (Adv/wo)












