KALTIMTALK.COM – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong pengembangan potensi generasi muda melalui program kewirausahaan. Tahun ini, program tersebut difokuskan untuk mendukung para pelaku usaha muda pemula.
“Alhamdulillah untuk tahun ini, program kewirausahaan kami menitikberatkan kepada pelaku kewirausahaan muda baru,” ujar Dery saat di wawancara ata awak media ini pada Selasa (8/4/2025).
Dery menyampaikan bahwa pihaknya akan menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan pada bulan Mei. Kegiatan ini menyasar pemuda yang baru memulai usaha dan membutuhkan bimbingan awal.
“Untuk bulan Mei ini kita akan adakan beberapa pelatihan kewirausahaan baru untuk pelaku kewirausahaan muda yang baru memulai,” lanjutnya.
Beberapa kecamatan di Kukar telah mengirimkan data peserta yang akan mengikuti pelatihan tersebut. Kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 18 Mei 2025, bertempat di ruang serbaguna Dispora Kukar.
Adapun materi pelatihan akan difokuskan pada manajemen dan tata kelola usaha. Peserta akan dibimbing untuk memahami arah dan potensi pengembangan usahanya.
“Untuk memulai usaha, kita harus tahu dulu mapping-nya ke mana. Nah, itu yang akan kami bantu, bagaimana langkah awal memulainya,” jelas Dery.
Setelah pemetaan sektor usaha, peserta akan diarahkan untuk memilih bidang yang sesuai, seperti kuliner atau sektor lainnya, tergantung pada minat masing-masing.
Dispora Kukar juga memiliki pendekatan berbeda dibandingkan perangkat daerah lainnya. Mereka menjalankan proses pembinaan bertahap melalui wadah yang disebut BINIK Wira Usaha Pemuda Mandiri.
“Peserta akan bergabung dulu di BINIK, mendapatkan pelatihan, lalu kami pantau perkembangan usahanya satu hingga dua tahun. Setelah itu baru kita pertimbangkan untuk bantuan usaha,”katanya.
Bantuan tersebut mencakup sarana dan prasarana penunjang usaha, yang akan diberikan setelah proses evaluasi dan pendampingan dilakukan.
Selain itu, peserta juga akan dibimbing dalam proses pengajuan permohonan bantuan, termasuk pelatihan pembuatan proposal dan kelengkapan administratif lainnya.
Dery berharap melalui anggaran perubahan tahun ini, Dispora bisa merealisasikan beberapa usulan dari pelaku usaha baru yang ingin meningkatkan kapasitas usahanya.
Saat ini, Dispora Kukar telah bermitra dengan sekitar 2.000 pelaku usaha muda sejak program ini berjalan pada tahun 2022.
“Kami tidak menyebut binaan, tapi mitra. Karena kami tidak bisa menjalankan ini sendiri tanpa mereka,” pungkasnya.(Adv/hm)












