KALTIMTALK.COM – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menerapkan Gerakan Etam Mengaji (Gema) sebagai upaya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Program ini mengatur jadwal rutin bagi ASN untuk membaca Al-Qur’an sebelum memulai aktivitas kerja.
Kepala Bidang Pengembangan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Antoni Kusbiantoro, menjelaskan bahwa program ini bertujuan agar ASN dapat lebih mendalami bacaan Al-Qur’an.
“Program ini bertujuan agar ASN bisa lebih rutin membaca Al-Qur’an dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap kitab suci,” ujarnya, Rabu (26/3/25).
Pelaksanaan Gema dilakukan dengan sistem pembagian kelompok di masing-masing bidang. Setiap ASN diwajibkan membaca Al-Qur’an minimal selama setengah jam setiap pagi sebelum memulai pekerjaan.
“Pagi sebelum kerja itu minimal setengah jam setiap hari, nanti setiap bulannya kita laporkan ke pemerintah,” tambah Antoni.
Gema juga memberikan pendampingan bagi ASN yang masih dalam tahap belajar membaca Al-Qur’an.
“Harapannya, ASN yang sebelumnya masih di tahap Iqro bisa meningkat ke Al-Qur’an. Yang bacaannya masih terbata-bata, semoga bisa lebih lancar dan lebih benar,” jelasnya.
Selain membangun kebiasaan mengaji, program ini juga menjadi bagian dari seleksi ASN yang akan mewakili Dispar Kukar dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Tahun lalu, Dispar Kukar berhasil meraih peringkat ketiga dalam kategori MTQ ASN tingkat daerah. (Adv/wo)












