Wabub Kukar, Rendi Solihin, Berharap Masjid Sajid Jadi Percontohan Masjid di Kutai Kartanegara

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, saat buka puasa bersama masyarakat Tenggarong di Masjid Sadjid, Kelurahan Baru pada Minggu 15 Maret 2025.

KALTIMTALK.COM – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, mengapresiasi semangat masyarakat dalam mengikuti kegiatan buka bersama yang dikemas dalam konsep berbeda di Masjid Sadjid, Kelurahan Baru, Tenggarong. Acara yang berlangsung meriah ini diiringi dengan berbagai perlombaan serta kegiatan memasak bersama.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Kita kemas buka bersamanya dalam bentuk acara yang berbeda,” ujar Rendi saat menghadiri kegiatan tersebut pada Minggu (15/3/2025).

Menurutnya, konsep acara yang digagas oleh pengurus masjid sangat luar biasa. Diskusi dengan Ketua dan teman-teman dari Masjid Sajid menghasilkan ide kreatif yang membuat acara ini lebih menarik dan bermanfaat bagi masyarakat.

Salah satu yang menjadi perhatian dalam kegiatan ini adalah keterlibatan ibu-ibu yang telah memasak selama tiga hari untuk mempersiapkan seribu porsi buka bersama. Hal ini menunjukkan semangat gotong royong dan kebersamaan dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan.

Rendi berharap acara seperti ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk semakin meningkatkan ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT.

“Mudah-mudahan itu jadi semangat dan motivasi agar makin meningkatkan ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT,” harapnya.

Selain itu, ia juga menginginkan agar kegiatan semacam ini dapat rutin dilaksanakan setiap tahun. Sehingga, manfaatnya bisa dirasakan di kalangan masyarakat luas.

“Mudah-mudahan juga kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan setiap tahun, dan semoga bisa diterapkan di semua kecamatan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Rendi menegaskan bahwa Masjid Sajid harus menjadi masjid percontohan bagi seluruh masjid di Kukar. Hal ini tidak terlepas dari berbagai keunggulan yang dimiliki oleh masjid tersebut, baik dari segi sumber daya manusia (SDM) maupun peningkatan fasilitas yang terus mengalami perkembangan.

“Sejak awal saya dilantik hingga saat jadi wakil Bupati, saya sudah tahu Masjid Sajid ini memang yang paling potensial. Baik dari segi SDM-nya maupun peningkatan fasilitas jamaahnya, dari tahun ke tahun selalu meningkat,” jelasnya.

Ia berharap keberadaan Masjid Sajid dapat menjadi inspirasi bagi pengurus masjid lainnya dalam mengembangkan fasilitas serta kegiatan keagamaan yang lebih inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Rendi juga mendorong Ikatan Remaja Masjid (IRMA) di Kutai Kartanegara, khususnya di Kecamatan Tenggarong, untuk terus berperan aktif dalam menghidupkan kegiatan keagamaan yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat.

Menurutnya, peran pemuda dalam memakmurkan masjid sangat penting. Oleh karena itu, ia berharap IRMA dapat menjadikan Masjid Sajid sebagai contoh dalam pengelolaan kegiatan yang kreatif dan bermanfaat.

“Ini menjadi motivasi bagi teman-teman pengurus IRMA di masjid-masjid yang ada di Kutai Kartanegara, khususnya di Kecamatan Tenggarong,” ujarnya.

Melalui keunggulan yang dimiliki, Rendi optimistis Masjid Sajid dapat menjadi percontohan bagi seluruh masjid di Kukar dalam meningkatkan kualitas kegiatan keagamaan dan kebersamaan umat.

“Harapannya, Masjid Sadjid ini bisa menjadi percontohan bagi semua,”tutupnya. (Hm/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *