Masjid Sadjid di Tenggarong Raih Penghargaan Nasional, Jadi Lokasi Buka Puasa Bersama Wakil Bupati

KALTIMTALK.COM – Pemerintah Kelurahan Baru mengucapkan terima kasih atas dipilihnya wilayah mereka sebagai lokasi buka puasa bersama Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dengan masyarakat Kecamatan Tenggarong. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Sadjid, yang baru saja meraih penghargaan sebagai Masjid Ramah Musafir dan Dhuafa tingkat nasional.

Lurah Kelurahan Baru, Bayu Ramanda Bani Nugraha, menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam acara tersebut.

Ia mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wujud kepedulian terhadap masyarakat, khususnya para musafir dan dhuafa yang sering memanfaatkan fasilitas masjid.

“Kami pemerintah Kelurahan Baru mengucapkan terima kasih atas dipilihnya Kelurahan Baru sebagai lokasi buka puasa bersama bapak Wakil Bupati dengan masyarakat yang ada di Kecamatan Tenggarong,” ujarnya saat wawancara pada Minggu (15/3/2025).

Kegiatan buka puasa bersama ini juga diinisiasi oleh Ikatan Remaja Masjid (Irma) Masjid Sadjid. Acara itu sekaligus menjadi syukuran atas penghargaan yang diterima Masjid Sadjid sebagai juara 1 Masjid Ramah Musafir dan Dhuafa tingkat nasional yang diserahkan pada Oktober 2024 lalu.

Masjid Sadjid dinilai layak mendapatkan penghargaan tersebut karena memiliki berbagai fasilitas yang mendukung kebutuhan musafir dan dhuafa. Salah satu indikator penilaiannya adalah keberadaan kamar inap bagi musafir, yang telah disediakan sesuai standar yang ditetapkan.

“Masjid Sadjid ini punya kamar inap bagi musafir dengan standar yang sudah ditentukan. Fasilitas ini berada di lantai dua masjid dan bisa digunakan oleh siapa saja yang membutuhkan,” jelas Bayu.

Selain menyediakan fasilitas tempat nginap, Masjid Sadjid juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan ekonomi. Hal ini sejalan dengan arahan Bupati Kutai Kartanegara yang menekankan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Salah satu bentuk peran sosial dan ekonomi tersebut adalah adanya kotak amal serta donatur tetap yang rutin berkontribusi. Bahkan, beberapa donatur memberikan sumbangan setiap Jumat, sehingga pembiayaan berbagai kegiatan masjid dapat berjalan dengan baik.

“Nah, jadi perputaran pembiayaan itu syukur Alhamdulillah banyak partisipasi dari masyarakat. Bukan hanya dari Kelurahan Baru, tapi juga dari warga,”ujarnya.

Tak hanya berfokus pada kegiatan keagamaan, Masjid Sadjid juga turut mendukung pengembangan ekonomi lokal. Sejumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang hadir di acara buka puasa bersama turut merasakan dampak positifnya.

“UMKM di sekitar masjid ini berkembang cukup baik. Salah satunya ada Smart, yang merupakan hasil kerja sama dengan Badan Amil Zakat,” katanya Bayu.

Keberadaan UMKM ini tidak hanya membantu perekonomian warga sekitar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan perekonomian daerah. Dengan berbagai program yang telah dijalankan, Masjid Sadjid diharapkan terus menjadi contoh bagi masjid lain dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Ke depannya, berbagai program baru akan terus kami kembangkan agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” pungkasnya. ( Hm/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *