KALTIMTALK.COM – Desa Suka Maju, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar) tengah berupaya untuk mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Salah satu fokus utama adalah peningkatan infrastruktur dan pemanfaatan sumber daya alam yang ada.
Kepala Desa Suka Maju Kuswara menjelaskan bahwa, pengembangan pertanian merupakan salah satu prioritas dalam upaya meningkatkan perekonomian desa.
Untuk itu, Kuswara juga menekankan bahwa pembangunan infrastruktur yang mendukung pertanian sangat penting, terutama dalam hal pengairan.
“Salah satu upaya penting yang kami lakukan saat ini adalah peningkatan infrastruktur irigasi dan pengembangan pertanian,” ujarnya, Selasa (04/03/2025).
“Harapannya, dengan adanya perbaikan infrastruktur, para petani dapat lebih mudah mengakses sumber daya air yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan hasil pertanian,” sambungnya.
Lebih lanjut Kuswara mengemukakan bahwa, meskipun ada banyak tantangan terkait pengairan di Desa Suka Maju pihaknya terus berusaha untuk mengatasi kendala tersebut.
Dimana menurut Kuswara salah satu solusinya adalah, dengan membangun embung. Dan diharapkan dapat mengatasi masalah kekurangan air pada musim kemarau.
“Pembangunan embung ini juga bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan di Desa Suka Maju,” ungkapnya.
“Dengan adannya embung, diharapkan para petani dapat mengelola lahan pertaniannya dengan lebih baik, bahkan di musim kemarau sekalipun,” imbuhnya.
Tak hanya itu, Kuswara mengungkapkan bahwa Desa Suka Maju juga sedang memperhatikan sektor lain, yang dapat mendukung perekonomian masyarakat, seperti pemanfaatan potensi sumber daya alam yakni batu gunung di desa tersebut.
Kuswara juga berharap, dengan adanya potensi batu gunung tersebut diharapkan dapat menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PAD) yang baru.
“Kami juga sedang mengupayakan pengelolaan batu gunung yang ada di wilayah RT 14, sebagai potensi untuk meningkatkan pendapatan asli desa,” terangnya.
Meski memiliki potensi yang menjanjikan, namun perizinan menjadi salah satu tantangan dalam mengembangkan potensi tersebut.
Oleh karena itu, Kuswara bersama perangkat Desa Suka Maju terus berupaya agar proses perizinan tersebut dapat segera diselesaikan.
“Potensi sangat luar biasa batu gunung ini, namum kami masih terkendala dengan perizinan,” ungkapnya.
“Namun demikian, kami terus berupaya agar proses perizinan tersebut dapat segera diselesaikan,” tambahnya.
Untuk memanfaatkan potensi itu, pihak Desa Suka Maju akan menyerahakan sepenuhnya kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Suka Maju untuk mengelola potensi sumber daya alam yang ada di desa tersebut.
“Untuk pengelolaannya kami serahkan kepada BUMDesa untuk mengelola secara profesional, agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutup Kuswara.(Adv/Nbl)












