PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, resmi mulai berkantor setelah melaksanakan retret pascapelantikan. Pada hari pertama bertugas, ia didampingi Wakil Bupati Abdul Waris Muin dan menegaskan komitmennya dalam menjalankan program 100 hari kerja. Fokus utama pemerintahannya adalah efisiensi anggaran serta pembangunan sektor dasar, seperti kesehatan dan pendidikan.
Mudyat Noor dilantik sebagai Bupati PPU oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada 20 Februari 2025 lalu. Setelah menjalani retret sebagai bagian dari refleksi kepemimpinannya, ia langsung bergerak cepat dengan mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk bersinergi membangun PPU agar lebih maju dan selaras dengan perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Kami akan fokus pada efisiensi, tetapi tetap mengutamakan program-program penting bagi masyarakat, seperti layanan kesehatan dan pendidikan,” ujar Mudyat saat ditemui usai memimpin apel gabungan, Senin, 3 Maret 2025.
Untuk memastikan efisiensi tidak menghambat kebutuhan masyarakat, ia akan berdiskusi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) serta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) guna menyusun langkah-langkah konkret.
“Segala bentuk efisiensi akan dibahas bersama agar tetap sejalan dengan prioritas pembangunan daerah,” tambahnya.
Dalam program 100 hari kerja ini, Mudyat Noor juga menegaskan pentingnya menyelaraskan pembangunan PPU dengan IKN. Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan ibu kota baru, pemerintah daerah akan mengambil langkah strategis agar pertumbuhan pembangunan di PPU tidak tertinggal. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah percepatan penyesuaian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
“RTRW menjadi faktor penting agar pembangunan berjalan lancar. Kami berharap prosesnya dapat segera diselesaikan agar tidak ada hambatan dalam realisasi program pembangunan,” katanya.
Selain infrastruktur, program 100 hari kerja juga akan difokuskan pada peningkatan konektivitas antarwilayah dan penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“UMKM menjadi bagian dari visi dan misi kami. Kami akan merumuskan strategi bersama para pelaku UMKM agar sektor ini bisa berkembang dan menjadi salah satu penggerak ekonomi utama di PPU,” tutup Mudyat.
Dengan fokus pada efisiensi, pembangunan infrastruktur, serta penguatan sektor ekonomi, pemerintah daerah berharap program 100 hari kerja ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat PPU. (Adv/DiskominfoPPU)












