PENAJAM – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) untuk meningkatkan kualitas pemenuhan hak anak dan mendukung pencapaian predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Nindya.
Kegiatan yang diikuti 50 peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini berlangsung di Hotel Aqila, Kelurahan Nipah-nipah, pada Selasa (05/11/2024).
Kepala DP3AP2KB PPU, Chairur Rozikin, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan penilaian KLA PPU, yang sebelumnya berada di kategori Madya dengan nilai 625, menjadi Nindya.
“Kami berharap bisa naik ke kategori Nindya dengan nilai di atas 800. Semua OPD perlu memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam memenuhi hak anak,” ujar Chairur.
Sebagai bagian dari pelatihan, DP3AP2KB PPU mengundang narasumber dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KPPPA RI).Narasumber memberikan penjelasan mengenai indikator yang harus dipenuhi untuk meraih predikat Nindya, serta pentingnya dokumentasi yang valid.
Dengan nilai KLA PPU yang kini meningkat menjadi 845, Chairur optimis predikat KLA Nindya dapat diraih pada 2025, meskipun verifikasi lapangan masih diperlukan untuk memastikan akurasi data dan dokumen yang dimiliki.
“Kami tetap harus memastikan semua dokumen dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.(Adv/Diskominfo PPU)












