Diskominfo PPU Lakukan Survei Literasi Digital

PENAJAM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melaksanakan survei literasi digital untuk mengukur tingkat pemahaman masyarakat terhadap teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Survei ini bertujuan untuk memperkuat reformasi digitalisasi birokrasi dan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pemerintah pada tahun 2025.

Kepala Bidang Sumber Daya TIK dan Statistik Diskominfo PPU, Fitriani, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya besar untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital.

“Survei ini merupakan bagian dari inisiatif yang lebih besar untuk memperkuat kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital,” kata Fitriani.

Survei literasi digital ini melibatkan 400 responden yang mewakili sekitar 198.000 warga dari empat kecamatan di Kabupaten PPU. Metode pengambilan sampel dilakukan secara proporsional untuk memastikan hasil yang representatif, dengan margin error 5 persen untuk menjaga akurasi data.

“Survei ini tidak dilakukan secara menyeluruh seperti sensus, melainkan dengan memilih sampel yang representatif dari empat kecamatan. Hal ini kami lakukan agar hasilnya dapat mencerminkan keadaan sesungguhnya di lapangan,” ujarnya.

Hasil survei ini, lanjutnya, akan digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan berbagai program pelatihan dan pendidikan digital di masyarakat, serta meningkatkan kapasitas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pemanfaatan teknologi.

Jika hasil survei menunjukkan bahwa literasi digital masyarakat masih rendah, program pelatihan akan difokuskan untuk memperbaiki kekurangan tersebut. Sebaliknya, jika hasilnya positif, Diskominfo PPU akan melanjutkan dengan program-program lanjutan yang lebih besar.

“Tujuan survei ini adalah untuk mengetahui sejauh mana warga siap menghadapi transformasi digital. Jika ada kekurangan, kami akan segera merancang pelatihan khusus yang sesuai dengan kebutuhan warga, baik itu di tingkat desa maupun kelurahan,” ujar Fitriani.

Dengan melakukan survei ini, Diskominfo PPU berharap dapat merancang program-program yang relevan dan bermanfaat untuk meningkatkan literasi digital di kalangan masyarakat. Hal ini diharapkan dapat mendorong pembangunan daerah berbasis teknologi.

Program pelatihan dan pengembangan keterampilan digital nantinya akan disesuaikan dengan hasil survei, sehingga upaya peningkatan literasi digital dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Survei ini adalah langkah awal yang penting. Kami berharap hasilnya bisa menjadi peta jalan untuk mengembangkan program-program peningkatan literasi digital yang berkelanjutan. Jika literasi digital warga sudah memadai, kami akan memperkenalkan program-program lebih lanjut. Namun, jika masih ada kekurangan, kami akan bekerja keras untuk meningkatkan literasi digital dengan pelatihan yang lebih intensif,” pungkasnya. (Adv/DiskominfoPPU)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *