PENAJAM – Bagi Camat Penajam, Dahlan, S.IP, kebersihan bukan urusan seremonial. Ia membuktikannya dengan rutin turun ke lapangan memimpin kegiatan Jumat Bersih di berbagai wilayah. Jumat (8/8/2025) ini, giliran RT 7 Kelurahan Gunung Seteleng menjadi lokasi gotong royong.
Kegiatan yang difokuskan pada pembersihan bahu jalan dari rumput liar dan sampah plastik ini melibatkan personel Kecamatan Penajam, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), perangkat Kelurahan Gunung Seteleng, Ketua RT 7, dan warga sekitar. Suasana kebersamaan terlihat dari antusiasme semua pihak yang terlibat.
Dahlan menegaskan, gerakan Jumat Bersih bukan sekadar agenda mingguan, tetapi upaya berkelanjutan untuk menanamkan budaya menjaga lingkungan. “Kami ingin kebersihan menjadi budaya. Pemerintah akan terus hadir, tapi peran warga sangat menentukan. Lingkungan yang bersih membawa kenyamanan, kesehatan, dan rasa bangga bagi kita semua,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini akan terus dilakukan secara bergilir di kelurahan dan desa se-Kecamatan Penajam agar manfaatnya dirasakan seluruh masyarakat.
Pada waktu yang sama, aksi serupa juga berlangsung di Kelurahan Jenebora, dipimpin Lurah Heru Susanto, S.Sos. Warga bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan ketua RT membersihkan fasilitas umum, termasuk lapangan yang menjadi pusat aktivitas warga.
Heru menuturkan, menjaga kebersihan fasilitas umum tidak hanya membuatnya tetap nyaman digunakan, tetapi juga memperpanjang usia pemanfaatan sarana publik. “Kami berharap kegiatan ini dapat rutin dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” ucapnya.
Melalui kegiatan ini, Kecamatan Penajam berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan terus meningkat, baik melalui agenda rutin seperti Jumat Bersih maupun inisiatif warga di lingkungan masing-masing.(Adv/Asr)












