Satlantas Polres Kukar Luncurkan Layanan Digital Pantau BPKB Etam untuk Masyarakat

Peluncuran sistem layanan digital Pantau BPKB Etam.

KALTIMTALK.COM – Dengan sebaran penduduk yang mencapai 626 ribu jiwa dan panjang jalan lebih dari 3.000 kilometer di 20 kecamatan, kebutuhan masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar) akan layanan publik yang cepat dan praktis menjadi semakin mendesak.

Menjawab hal itu, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kukar merilis inovasi layanan digital Pantau BPKB Etam.

Acara peluncuran layanan ini digelar di Taman Tanjong, Kecamatan Tenggarong pada Jumat (4/7/2025).

Melalui inovasi ini, warga bisa mengecek perkembangan pengurusan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) secara online, tanpa harus bolak-balik ke kantor Samsat.

Kepala Satlantas Polres Kukar, Iptu Ahmad Fandoli menjelaskan, Pantau BPKB Etam hadir agar jarak dan waktu tak lagi jadi hambatan bagi masyarakat di Kukar yang wilayahnya luas dan aksesnya beragam.

“Inovasi ini bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat, khususnya dalam memantau proses pengurusan BPKB, seperti rubentina dan mutasi masuk kendaraan,” ujar Fandoli saat diwawancarai oleh awak media.

Sebelumnya, warga hanya mengandalkan kontak petugas untuk bertanya status BPKB, dan hal ini terbatas pada jam kerja. Kini, pengecekan bisa dilakukan sendiri kapan pun.

“Kalau dulu cuma lewat kontak person, otomatis tidak bisa diakses malam hari. Tapi dengan Pantau BPKB Etam, masyarakat bisa akses kapan saja, bahkan jam 12 malam atau jam 3 subuh pun bisa,” jelasnya.

Ia menyebutkan, sistem ini mulai dikembangkan sejak awal 2025 dan sudah bisa dipakai masyarakat sejak bulan lalu.

Namun, ia menyoroti pentingnya perluasan informasi ke desa-desa yang jauh dari pusat kota.

Satlantas Kukar pun akan memberdayakan Bhabinkamtibmas di tiap Polsek untuk membantu penyebarluasan layanan ini.

Di kesempatan yang sama, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengapresiasi langkah Polres Kukar dalam mendekatkan pelayanan publik ke masyarakat.

Menurutnya, kehadiran layanan ini akan sangat menghemat waktu warga.

“Dengan adanya inovasi ini, masyarakat tidak perlu bolak-balik hanya untuk memastikan apakah BPKB mereka sudah selesai dicetak,” kata Aulia.

Ia juga menekankan perlunya dukungan lintas perangkat daerah agar informasi mengenai Pantau BPKB Etam bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat, dari kota hingga pelosok desa.

“Kita berharap sosialisasi ini berjalan baik sampai ke bawah, sehingga proses pemanfaatan aplikasi ini bisa berjalan optimal,” tegasnya.

Selain itu, Aulia kembali mengingatkan soal pentingnya masyarakat Kukar memindahkan data kendaraan mereka agar pajak kendaraan bermotor masuk ke pendapatan daerah.

“Pajak kendaraan itu tergantung dari nomor polisi tempat kendaraan terdaftar. Kalau kendaraannya di Kukar tapi pakai nomor Jakarta, maka pajaknya tetap masuk ke Jakarta,” pungkasnya. (Adv/wo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *