PENAJAM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus melakukan upaya maksimal dalam pembinaan dan peningkatan kapasitas Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Berbagai program pelatihan, pemetaan potensi, hingga forum diskusi digelar untuk memperkuat peran KIM dalam penyebaran informasi publik dan pemberdayaan masyarakat.
Pranata Humas Ahli Muda Diskominfo PPU, Roinald Pagayang, mengungkapkan bahwa setiap KIM memiliki karakteristik dan fokus berbeda sesuai kondisi wilayah masing-masing. Ada yang bergerak pada sektor UMKM, literasi, budaya, pertanian, maupun informasi publik. “Setiap KIM punya pemetaannya. Kami mendorong semua potensi itu untuk berkembang, bukan hanya menjual produk, tetapi mempromosikan UMKM dan potensi desa,” jelasnya.
Roinald juga menekankan bahwa KIM memiliki peluang untuk terlibat dalam ajang seleksi pers tingkat nasional. Mekanisme seleksi dilakukan berjenjang, mulai dari kabupaten dan provinsi sebelum menentukan satu wakil ke tingkat nasional. “Seleksinya selalu berjenjang dan mekanisme ini sudah diterapkan secara nasional,” tegasnya.
Sebagai pembina, Diskominfo PPU telah mengadakan pelatihan penulisan berita bekerja sama dengan jurnalis lokal untuk meningkatkan kompetensi teknis anggota KIM. Selain itu, forum diskusi rutin digelar untuk memperkenalkan konsep KIM kepada perangkat desa dan kelurahan serta memperluas cakupan partisipasi masyarakat.
Meski demikian, Roinald menekankan bahwa pembentukan KIM harus muncul dari inisiatif warga. “KIM tidak bisa dipaksakan. Tugas kami hanya mendorong, memfasilitasi, dan memberikan ruang melalui forum diskusi,” ujarnya.
Diskominfo berharap, melalui pembinaan berkelanjutan, KIM dapat menjadi motor penggerak literasi informasi dan pemberdayaan masyarakat di seluruh wilayah PPU. (Adv/DiskominfoPPU)












