Hadiri Penilaian PHBS dan LBS di Desa Giripurwa, Ini Pesan Camat Penajam

PENAJAM – Camat Penajam, Dahlan, S.IP., menghadiri pembukaan kegiatan penilaian Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) yang dilaksanakan di Desa Giripurwa, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tim Penggerak PKK Kabupaten PPU, di mana Desa Giripurwa terpilih mewakili Kecamatan Penajam. Tiga wilayah lainnya yang ikut serta dalam lomba serupa adalah Desa Labangka Barat dari Kecamatan Babulu, Kelurahan Waru dari Kecamatan Waru, dan Desa Telemow dari Kecamatan Sepaku.

Dalam sambutannya, Camat Penajam menekankan keterkaitan kegiatan ini dengan Surat Edaran Bupati PPU Nomor 14 Tahun 2025 tentang Gerakan Bersih Lingkungan. Surat edaran tersebut merupakan upaya pengendalian banjir dan peningkatan kualitas sumber daya air serta lingkungan.

“Kecamatan Penajam secara konsisten melaksanakan edaran tersebut melalui kegiatan Jumat Bersih yang rutin dilakukan setiap pekan, serta kegiatan kebersihan lainnya di luar hari tersebut, guna mengoptimalkan pelaksanaannya,” ujar Dahlan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Giripurwa yang telah lebih dahulu melaksanakan berbagai kegiatan positif guna mewujudkan lingkungan bersih dan sehat.

“Kita patut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Desa Giripurwa atas komitmennya terhadap kebersihan lingkungan. Ini menjadi contoh baik bagi desa-desa lainnya,” lanjutnya.

Dahlan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif dalam kegiatan kebersihan dan gotong royong, baik di tingkat desa, kelurahan, maupun kecamatan. Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan dari ancaman penyakit maupun bencana banjir.

“Gotong royong tidak harus menunggu instruksi dari pimpinan, melainkan harus lahir dari kesadaran bersama. Harapan kami, kegiatan ini tidak hanya untuk meraih predikat juara, tapi juga mendorong kreativitas dan inovasi di tengah masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa program kebersihan harus dimulai dari kader-kader di tingkat kelurahan dan kecamatan, yang menjadi garda terdepan dan teladan dalam menjaga kebersihan, termasuk dalam upaya mengurangi polusi akibat sampah plastik.

Ke depan, pemerintah kecamatan akan melakukan monitoring langsung ke rumah-rumah para kader untuk memastikan implementasi program berjalan maksimal.

“Kami berharap kegiatan ini tidak sebatas seremoni, tetapi benar-benar mampu menumbuhkan semangat kolaborasi di semua lapisan masyarakat. Ini sejalan dengan harapan Bupati PPU dalam mewujudkan PPU yang bersih, bersinar, dan layak infrastruktur,” pungkasnya.

Dahlan menambahkan, lingkungan yang bersih akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten PPU.

Sementara itu, Kepala Desa Giripurwa, Habi Rudianto, mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Kecamatan Penajam. Ia menyampaikan bahwa Desa Giripurwa telah melaksanakan berbagai program kebersihan, seperti penyediaan tempat sampah di setiap rumah, fasilitasi pengangkutan sampah, kegiatan gotong royong rutin, hingga pemasangan CCTV untuk memantau masyarakat yang membuang sampah sembarangan.

“Semoga melalui lomba ini, semangat dan motivasi warga semakin tumbuh untuk menjadikan Desa Giripurwa lebih bersih,” ujar Habi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Pokja IV PKK PPU, Aryani, yang mewakili Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten PPU. Ia secara resmi membuka kegiatan penilaian dan memaparkan sejumlah indikator yang digunakan dalam proses penilaian lomba PHBS dan LBS. (Adv/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *