Ketua TP PKK PPU Melepas Bakti Sosial Berbagi Sembako Berkah Ramadan SLP SDN 013 Penajam

Penajam – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Linda Romauli Siregar Melepas Bakti Sosial Berbagi Sembako Berkah Ramadan Sekolah Laboratorium Pancasila (SLP) SDN 013 Penajam, Rabu (27/03/2024).

Turut hadir , Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten PPU, para pejabat di lingkungan Pemkab PPU, Kepala Desa Girimukti, kepala sekolah dan guru SDN 013 Penajam, Ketua Komite Sekolah serta siswa siswi SDN 013 Penajam.

Saat ditemui Ketua TP PKK Kabupaten PPU Linda Romauli Siregar mengatakan ini merupakan bagian dari salah satu program SLP. SLP lebih pada pendidikan karakter secara implementatif mereka melakukan tidak secara teoritis.

“Jangan sampai anak-anak hanya mengenal Pancasila secara teoritis namun diimpelementasikan secara langsung setiap hari seperti gotong royong, saling membantu yang merupakan bagian dari salah satu program SLP,”ungkapnya.

Lebih lanjut Linda Romauli Siregar menilai, pada SDN 013 Penajam penerapan SLP sangat baik karena tidak hanya melibatkan seluruh unsur sekolah namun melibatkan kepala desa, serta orang tua murid

“Berbagi berkah Ramadan kepada sesama yang kurang mampu bertujuan ingin memberikan yang terbaik untuk dibagikan kepada masyarakat,”kata Linda
Kami berharap sambung Linda, sekolah yang bukan dari SLP di Kabupaten PPU untuk dapat berkolaborasi bersama-sama menjadi SLP.

Sementara itu, Kepala SDN 013 Penajam, Rusmilawati menambahkan bakti sosial berkah Ramadan SDN 013 Penajam sebanyak 196 paket sembako, untuk dibagikan kepada murid yang kurang mampu sebanyak 71 paket, serta (dibagi) ke masyarakat termasuk pengurus masjid, musholla maupun gereja di sekitar sekolah sebanyak 126 paket.

“Bakti sosial bertujuan untuk melatih anak-anak peduli kepada masyarakat dan lingkungan sekitar, kedepan secara konsisten dan continue akan melaksanakannya kerjasama dengan tim independen orang tua, ketua komite sekolah, para guru dan masyarakat,”pungkasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *