PENAJAM – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, melakukan audiensi dan silaturahmi dengan General Manager (GM) PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 Balikpapan, Rabu (14/10/2026). Pertemuan tersebut membahas upaya peningkatan layanan penyeberangan Penajam–Balikpapan melalui penguatan koordinasi dan pembenahan sarana serta prasarana pelabuhan.
Dalam audiensi itu, Abdul Waris menekankan pentingnya sinergi antara pengelola pelabuhan di Kabupaten PPU dan Kota Balikpapan. Menurutnya, kedua wilayah memiliki keterkaitan erat dalam aktivitas transportasi laut, terutama karena penyeberangan Penajam–Balikpapan menjadi salah satu jalur mobilitas masyarakat.
Ia menyampaikan, peningkatan kualitas pelayanan perlu didukung koordinasi yang baik antarpengelola pelabuhan. Dengan demikian, berbagai kebutuhan operasional dapat dibahas bersama untuk mendukung kelancaran aktivitas penumpang maupun pengguna jasa transportasi laut.
“Yang kita dorong adalah bagaimana koordinasi antara pelabuhan di Penajam dan Balikpapan ini bisa lebih baik. Sarana dan prasarana juga perlu dibenahi agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujar Abdul Waris Muin.
Ia juga menyoroti perlunya pembenahan yang tidak hanya berfokus pada Pelabuhan Penajam, tetapi turut memperhatikan Pelabuhan Semayang di Balikpapan dan fasilitas pelabuhan lainnya, termasuk pelabuhan yang melayani transportasi speedboat.
Menurutnya, keterpaduan pengelolaan dan peningkatan fasilitas di masing-masing pelabuhan penting untuk mendukung kenyamanan serta kelancaran perjalanan masyarakat. Hal tersebut juga membutuhkan komunikasi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan pihak pengelola pelabuhan agar kebutuhan pelayanan dapat diidentifikasi secara tepat.
Melalui audiensi tersebut, Pemerintah Kabupaten PPU berharap koordinasi dengan Pelindo Regional 4 Balikpapan dapat terus diperkuat. Komunikasi antarpihak diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong perbaikan layanan penyeberangan yang lebih baik, sekaligus menunjang konektivitas dan aktivitas masyarakat antara Penajam dan Balikpapan.
Peningkatan layanan transportasi laut menjadi perhatian penting mengingat jalur penyeberangan tersebut menghubungkan dua wilayah yang memiliki mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi yang saling berkaitan.(Adv)












