Wabup Abdul Waris Muin Dorong KKSS Perkuat Peran dalam Pembangunan Daerah

Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin

PENAJAM – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, mendorong Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) PPU memperkuat konsolidasi organisasi dan memperluas kontribusi nyata bagi masyarakat. Penguatan kepengurusan hingga tingkat kecamatan dinilai menjadi langkah strategis agar organisasi mampu menjangkau warga secara lebih luas.

Hal tersebut disampaikan Abdul Waris Muin yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) KKSS PPU saat membuka Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) KKSS PPU di Ruang Rapat Wakil Bupati PPU, Selasa (13/10/2026).

Menurutnya, Mukerda bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum untuk menyusun program kerja yang terarah, menyatukan visi dan misi, serta memastikan keberadaan KKSS memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat Kabupaten PPU secara umum.

Abdul Waris menilai, soliditas organisasi harus dibangun melalui kepengurusan yang aktif dan mampu menjalankan program secara berkelanjutan. Karena itu, ia mendorong agar kepengurusan KKSS yang belum terbentuk segera diaktifkan, termasuk pembentukan Badan Pengurus Cabang (BPC) di setiap kecamatan.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat wilayah Kabupaten PPU cukup luas, sementara warga asal Sulawesi Selatan tersebar di berbagai kecamatan. Dengan struktur organisasi yang lebih kuat, komunikasi dan koordinasi antarwarga diharapkan semakin mudah, sekaligus memperkuat peran KKSS dalam menjawab kebutuhan anggotanya.

“KKSS yang ada di Penajam harus diaktifkan sebisa mungkin. Kita harus bersatu dan berinovasi agar organisasi ini semakin besar, tetap eksis, serta mampu mengakomodasi dan membantu warga Sulawesi Selatan yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara,” ujarnya.

Selain penguatan struktur organisasi, Abdul Waris juga mengusulkan pembentukan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) KKSS. Kehadiran lembaga tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi warga yang membutuhkan pendampingan dan bantuan hukum.

Ia turut menekankan pentingnya menjaga silaturahmi antar pengurus secara berkala serta membangun kemandirian organisasi melalui sumber pendanaan yang berkelanjutan. Dengan demikian, pelaksanaan program kerja tidak hanya bergantung pada semangat pengurus, tetapi juga didukung perencanaan dan kemampuan organisasi dalam mengelola sumber daya.

Abdul Waris mengingatkan seluruh pengurus dan departemen agar lebih aktif, kreatif, serta inovatif dalam menjalankan tanggung jawab masing-masing. Menurutnya, keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh komitmen bersama untuk merealisasikan program yang telah direncanakan.

Ia berharap Mukerda KKSS PPU mampu menghasilkan program kerja yang realistis, terukur, dan menyentuh kebutuhan warga. Penguatan persaudaraan dan kepedulian sosial juga diharapkan menjadi landasan bagi KKSS untuk terus berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat.

Terlebih, Kabupaten PPU memiliki posisi strategis sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Kondisi tersebut membuka ruang bagi berbagai organisasi kemasyarakatan, termasuk KKSS, untuk mengambil bagian dalam menjaga keharmonisan sosial dan mendukung pembangunan daerah.

Melalui Mukerda ini, KKSS PPU diharapkan semakin solid, mandiri, dan adaptif dalam menjalankan perannya, sekaligus menjadi wadah persatuan warga Sulawesi Selatan yang mampu memberikan dampak positif bagi kemajuan Kabupaten Penajam Paser Utara.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *