KALTIMTALK.COM – Pemerintah Kecamatan Kembang Janggut berkomitmen mengawal pembangunan pabrik minyak merah di Desa Klekat sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan daerah.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah kabupaten yang menekankan pentingnya percepatan realisasi program strategis di wilayah penghasil sawit tersebut.
Plt Camat Kembang Janggut, Suhartono, menyampaikan pihaknya terus mendorong agar pembangunan berjalan lancar melalui koordinasi dengan perangkat desa dan pihak teknis terkait.
“Program 2025 masih sesuai dengan arahan bupati untuk mengawal terus pembangunan pabrik minyak merah di kembang janggut khususnya di desa klekat,” ucap Suhartono, pada Sabtu (28/6/2025).
Ia menjelaskan, pembangunan pabrik minyak merah di Klekat muncul dari pengalaman krisis kelangkaan minyak goreng pada tahun 2023 lalu yang memicu keresahan masyarakat akibat distribusi yang terhambat.
“Itu salah saru program pemkab kukar, untuk pembangunan minyak merah yang berawal dari sulitnya peredaran minyak goreng pada tahun 2023 kemarin,” katanya.
Dengan ketersediaan bahan baku yang melimpah, proyek ini diharapkan dapat mendongkrak perekonomian masyarakat dan memberi nilai tambah bagi kebun sawit warga.
Selain itu, pabrik ini juga diyakini dapat membuka lapangan kerja baru.
“Karena sumber bahan bakunya pun, pasti akan terpenuhi karena banyaknya kebun sawit masyarakat yang berada di Kecamatan kembang janggut,” tutupnya. (Adv/wo)
