KALTIMTALK.COM – Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini memasuki fase baru dalam pengembangan sektor unggulannya, seiring dengan mulai beroperasinya pabrik pengolahan rumput laut di wilayah tersebut.
Pemerintah kecamatan melihat kehadiran pabrik pengolahan rumput laut sebagai peluang besar untuk memperkuat ekonomi lokal berbasis kelautan.
Camat Muara Badak, Arpan, mengungkapkan selama ini hasil panen rumput laut hanya dikirim dalam bentuk mentah ke luar daerah, tanpa memberi keuntungan jangka panjang bagi warga.
Menurutnya, pengolahan langsung di wilayah sendiri akan menciptakan nilai tambah dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Dengan ehadiran pabrik ini merupakan momen penting dalam perubahan struktur ekonomi masyarakat pesisir di wilayah kami,” ungkapnya saat dihubungi pada Sabtu (26/7/2025).
Ia menjelaskan, pengolahan lokal memungkinkan rantai ekonomi berjalan lebih efisien dan memberikan peluang usaha baru di sektor hilir.
Tidak hanya memperpendek rantai distribusi, fasilitas ini juga membuka ruang bagi warga untuk terlibat lebih luas, tidak sebatas sebagai petani rumput laut.
Arpan juga mendorong agar masyarakat mulai belajar mengembangkan berbagai produk turunan dari rumput laut.
Menurutnya, potensi bahan baku ini bisa diolah menjadi makanan, produk kecantikan, hingga kerajinan khas, yang bisa dipasarkan lebih luas.
“Rumput laut sudah menjadi komoditas unggulan. Sekarang, nilai tambah dari pengolahan bisa dinikmati langsung oleh warga di sini,” kata Arpan.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya transformasi peran masyarakat agar tidak hanya bergantung pada produksi bahan mentah.
Ia ingin warga tumbuh menjadi pelaku usaha mikro yang kreatif dan mampu bertahan dalam dinamika ekonomi saat ini.
“Kalau produk diolah di sini, tentu harga jualnya lebih tinggi dan perputaran uang terjadi di wilayah sendiri,” jelasnya.
Arpan percaya hilirisasi tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, tetapi juga memperkuat kemandirian dan ketahanan masyarakat dalam jangka panjang.
Ia berharap kehadiran pabrik ini menjadi awal perubahan struktur ekonomi pesisir secara menyeluruh.
“Kita ingin masyarakat tumbuh dan berkembang menjadi bagian dari industri kecil yang berbasis potensi daerah. Ini bentuk pembangunan ekonomi dari bawah,” pungkasnya. (Adv/wo)
