KALTIMTALK.COM – Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menghidupkan program unggulan Wisata Kota Juang dengan konsep wisata edukasi yang diperkaya sentuhan teknologi digital.
Langkah ini diharapkan mampu menarik minat generasi muda dan pelajar agar lebih peduli pada sejarah perjuangan di daerahnya.
Camat Sangasanga, Dachri, menegaskan pendekatan digital adalah cara baru untuk mengenalkan kisah sejarah lokal dengan cara yang lebih praktis dan menarik.
“Salah satu fokus utama kami adalah pemasangan barcode informasi di situs-situs bersejarah. Dengan sistem ini, pengunjung cukup memindai barcode untuk mendapatkan informasi lengkap tentang sejarah tempat tersebut,” ungkapnya saat dihubungi pada Jumat (25/7/2025).
Hingga saat ini, sudah terdapat lima situs sejarah di Sangasanga yang dipasangi barcode informasi digital.
Pemerintah kecamatan terus berupaya memperluas penerapan teknologi ini dengan menjalin sinergi bersama Dinas Pariwisata Kukar agar semua titik sejarah bisa diakses dengan cara serupa.
“Harapannya, seluruh situs sejarah di Sangasanga bisa memiliki sistem informasi digital yang lebih interaktif. Dengan begitu, masyarakat dan wisatawan bisa lebih mudah memahami sejarah perjuangan di daerah ini,” harapnya.
Selain teknologi informasi, Dachri menekankan pentingnya kesiapan fasilitas pendukung wisata agar para pengunjung merasa lebih nyaman dalam berwisata.
Menurutnya, infrastruktur yang memadai akan mendukung peningkatan jumlah kunjungan ke kawasan wisata sejarah.
“Kami tidak ingin hanya sekadar mengenalkan potensi wisata sejarah tanpa kesiapan infrastruktur. Jika fasilitasnya memadai, wisatawan akan lebih tertarik datang dan mendapatkan pengalaman yang berkesan,” ujarnya.
Dengan pendekatan modern, Dachri optimistis Sangasanga bisa menjangkau lebih banyak kalangan muda yang akrab dengan teknologi digital.
Ia berharap konsep wisata sejarah yang dikemas lebih interaktif ini dapat menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap sejarah bangsanya.
“Kami ingin generasi muda lebih mengenal sejarah perjuangan bangsa, dan salah satu cara efektifnya adalah melalui pariwisata sejarah yang dikemas lebih menarik,” pungkasnya. (Adv/wo).
