KALTIMTALK.COM – Kegiatan Lomba Kreasi Baris-Berbaris (LKBB) Kaltim Open 2025 resmi ditutup oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, yang diwakili oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kukar, Aji Ali Husni.
Acara penutupan berlangsung di Gor Aji Imbut, Tenggarong Seberang, pada Minggu (37/4/2025).
Dalam sambutannya, Kadispora Kukar Aji Ali Husni menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, panitia, dewan juri, pembina, serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut dengan sukses, tertib, dan penuh antusiasme.
“Pertama-tama, atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, saya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada semua yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan LKBB Kaltim Open 2025 ini,”ujarnya.
Sehingga ia berharap, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk membina dan mengembangkan potensi generasi muda, terutama dalam hal kedisiplinan, kekompakan, kreativitas, serta menumbuhkan jiwa nasionalisme.
Lebih lanjut, Aji mengatakan bahwa LKBB sebagai salah satu kegiatan kepemudaan memiliki makna yang sangat penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai dasar seperti disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama tim dapat ditanamkan sejak dini.
“Melalui latihan dan persiapan yang matang, para peserta diajarkan untuk menghargai waktu, bekerja tekun, serta berkomitmen pada tujuan bersama. Ini adalah bekal penting dalam menghadapi tantangan di masa depan,” terangnya.
Selain itu, lomba baris-berbaris juga menjadi media pembelajaran mengenai pentingnya sinergi dan kolaborasi.
Menurutnya, setiap gerakan dan formasi yang ditampilkan oleh para peserta menunjukkan bahwa kesuksesan diraih bukan hanya dengan kemampuan individu, melainkan juga dengan kerja sama yang baik dalam tim.
Tak hanya soal kedisiplinan, kata Ali, LKBB juga dianggap sebagai wadah untuk menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda. Setiap langkah dalam barisan menggambarkan semangat perjuangan, persatuan, dan rasa cinta terhadap tanah air.
Ia juga mengingatkan bahwa generasi muda adalah tulang punggung bangsa, sehingga perlu diberikan ruang untuk berkembang melalui kegiatan-kegiatan positif seperti LKBB. Oleh sebab itu, Pemkab Kukar terus berkomitmen mendukung berbagai program kepemudaan.
sementara itu, Ali telah mengapresiasi semangat juang dan sportivitas seluruh peserta, baik yang berasal dari dalam maupun luar daerah. Ia berharap ke depan kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan profesional.
“Harapan kami, LKBB Kaltim Open ini bisa menjadi motivasi bagi daerah lain untuk menggelar kegiatan serupa, memperkuat jaringan antar generasi muda, dan menciptakan atmosfer persaingan sehat,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan ini sebagai wadah bagi anak-anak agar terus belajar meningkatkan keterampilan dan berkarya untuk daerah.
“Saya mengajak seluruh peserta untuk menjadikan pengalaman ini sebagai pelajaran berharga untuk mengasah kemampuan, mempererat persaudaraan, dan terus berkarya bagi kemajuan bangsa dan daerah,” pungkasnya.(Adv/hm)
