Kepala Desa Perjiwa Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Jalan Tahun Ini

Kepala Desa Perjiwa Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Jalan Tahun Ini

KALTIMTALK.COM – Kepala Desa Perjiwa, Erik Nur Wahyudi, mengatakan bahwa pihaknya akan memfokuskan pembangunan infrastruktur desa pada perbaikan jalan dan gang di tahun ini. Setidaknya, terdapat tiga titik jalan yang telah direncanakan untuk diperbaiki.

Menurut Erik, pembangunan infrastruktur ini bertujuan untuk meningkatkan mobilitas masyarakat, terutama di area yang selama ini mengalami kendala akibat kondisi jalan yang kurang memadai.

“Infrastrukturnya mungkin kita fokus ke jalan, semenisasi jalan dan gang ya. Ada tiga titik jalan yang akan kami rencanakan perbaikan di tahun ini,” jelasnya saat ditemui awak media ini pada Kamis (20/3/2025).

Fokus pembangunan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana pemerintah desa lebih menitikberatkan pada pembuatan dan perbaikan parit guna mengantisipasi banjir. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah dampak buruk musim hujan yang kerap menyebabkan genangan air di sejumlah wilayah.

“Kami kalau di tahun kemarin fokus ke parit, karena kita antisipasi banjir kan,” ujar Erik.

Rencana perbaikan parit tersebut diharapkan aliran air lebih lancar dan mampu mengurangi risiko banjir yang sering terjadi saat curah hujan tinggi.

Untuk merealisasikan program pembangunan ini, Erik mengatakan bahwa sumber pendanaan akan berasal dari berbagai sumber, termasuk Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD). Menurutnya, gabungan dari kedua anggaran tersebut dapat digunakan secara efektif untuk mendukung berbagai proyek pembangunan.

“Anggarannya dari gabungan antara ADD juga bisa kita lakukan pembangunan kan, DD juga bisa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Erik menekankan bahwa efisiensi anggaran yang dilakukan tidak berpengaruh terhadap program yang telah dirancang. Hal ini menunjukkan bahwa perencanaan keuangan desa tetap stabil meskipun ada berbagai kebijakan efisiensi yang diterapkan di tingkat pemerintahan yang lebih tinggi.

“Efisiensi anggaran tidak berpengaruh di anggaran kami,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa sejauh ini, pihak desa masih dapat mengajukan permohonan pembangunan tanpa kendala berarti.

Erik juga mengapresiasi kepemimpinan Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, yang dinilainya sangat mendukung pembangunan di desa-desa.

Ia merasa bahwa komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah kabupaten berjalan dengan baik, sehingga berbagai usulan dari desa dapat terealisasi dengan lancar.

“Alhamdulillah sepanjang bupati Pak Edi ini ya, kita enak juga, mau kita minta disposisi,” pungkasnya. (Adv/hm)

Exit mobile version