Bantuan Rutin Tahunan Bupati Kutai Kartanegara Bantu Warga Desa Perjiwa

Kepala Desa Perjiwa, Tenggarong Seberang, Erik Nur Wahyudi

KALTIMTALK.COM – Kepala Desa Perjiwa, Erik Nur Wahyudi, mengapresiasi bantuan rutin tahunan yang diberikan kepada warga desanya. Bantuan ini dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.

Menurut Erik, penerima bantuan ini terdiri dari anak yatim, penyandang disabilitas, dan lansia. Tahun ini, total ada 15 orang yang menerima manfaat dari program tersebut.

“Bantuan ini sangat membantu kami di pemerintahan desa,” ujarnya saat wawancara pada Kamis (20/3/2025).

Ia menjelaskan bahwa pemerintah desa juga memiliki program bantuan serupa. Namun, cakupannya masih terbatas dan hanya bisa diberikan kepada beberapa orang saja. Oleh karena itu, bantuan dari Bupati Kutai Kartanegara sangat membantu memperluas jangkauan penerima manfaat.

“Dengan adanya bantuan dari Pak Bupati ini, harapannya bisa lebih bermanfaat bagi warga kami. Kami sangat berterima kasih kepada Bupati,” harapnya.

Bantuan ini telah menjadi program rutin tahunan di Kutai Kartanegara. Setiap desa mendapatkan bantuan ini secara bergilir, sehingga semua desa dapat merasakan manfaatnya.

Selain bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan, ada juga bantuan untuk masjid-masjid di desa. Bantuan ini berupa perlengkapan ibadah yang sangat dibutuhkan oleh jamaah.

“Untuk masjid, ada lima jenis bantuan, seperti Iqro, mukena, ambal, sajadah, dan perlengkapan sholat lainnya,” jelas Erik.

Bantuan ini diberikan secara merata di berbagai desa setiap tahunnya. Sistem penerima manfaatnya dirolling, sehingga setiap tahun ada penerima baru yang mendapatkan bantuan tersebut.

“Setiap tahun orangnya diganti. Jadi memang gantian. Kalau sejak saya menjabat, ini sudah empat kali,”ungkapnya.

Bupati Kutai Kartanegara berkomitmen untuk terus menjalankan program ini guna membantu masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban mereka.

Program ini juga menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap warganya. Pemerintah desa dan masyarakat berharap program ini bisa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.

“Dengan adanya bantuan ini, masyarakat merasa lebih diperhatikan dan terbantu, terutama mereka yang benar-benar membutuhkan,” ungkap Erik.(Adv/hm)

Exit mobile version