KALTIMTALK.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar, Kusnandar, menekankan pentingnya sinergi lintas perangkat daerah dalam menjalankan program kesehatan. Hal ini disampaikannya saat menghadiri forum koordinasi lintas OPD yang digelar di Kantor Bapedda Kukar.
Menurut dia, banyak program kesehatan yang melibatkan lebih dari satu OPD, sehingga diperlukan penyamaan persepsi dalam pelaksanaannya. Salah satu contoh yang ia sampaikan adalah program jaminan kesehatan. Dinas Kesehatan memiliki anggaran untuk membayar iuran BPJS Kesehatan, tetapi pengaturan kepesertaannya berada di bawa Dinas Sosial.
“Artinya itu yang harus kita samakan, itu yang harus diselaraskan, dan ada beberapa usulan dari kecamatan yang harus kita sinergikan,” ujar Kusnandar.
Ia menegaskan bahwa kesehatan bukan hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan semata, tetapi juga perangkat daerah lainnya, termasuk kecamatan dan desa. Oleh karena itu, peran kecamatan sangat penting dalam memobilisasi masyarakat agar program kesehatan bisa berjalan optimal.
“Karena yang punya masyarakat itu kan di desa, sementara sasaran kita adalah masyarakat. Bagaimana bisa memobilisasi masyarakat kalau teman-teman kecamatan tidak melakukan itu,” tegasnya.
Dia juga menyebutkan bahwa saat ini terdapat 12 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang harus diselesaikan oleh pemerintah daerah, yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
Selain Dinas Sosial yang menangani kepesertaan BPJS, ada beberapa OPD lain yang memiliki keterkaitan dengan program kesehatan. Misalnya, dalam upaya pencegahan stunting dan pelayanan ibu hamil, peran Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) sangat penting.
Sementara itu, untuk memastikan pelayanan kesehatan yang ramah anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) juga harus turut serta. Sinergi ini menjadi kunci agar program-program kesehatan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Sehingga, ia berharap koordinasi lintas OPD ini dapat memperkuat layanan kesehatan di Kukar, terutama dalam memastikan bahwa program-program yang sudah dirancang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Melalui forum ini, diharapkan seluruh OPD memiliki pemahaman yang sama dan dapat berkontribusi secara maksimal dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kukar.
“Jadi, kalau kita bisa bersinergi dengan baik, tentu pelayanan kesehatan kita bisa lebih maksimal dan masyarakat pun mendapatkan manfaatnya,” pungkasnya.(Hm/adv
