KALTIMTALK.COM – Pemerintah Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menyalurkan bantuan permakanan kepada 615 penerima manfaat pada tahun 2025. Bantuan ini diberikan kepada kelompok rentan, termasuk lansia terlantar, anak terlantar, dan penyandang disabilitas.
Plt Dinsos Kukar, Yuliandris menyebutkan bahwa bantuan tersebut aktif didistribusikan guna memastikan kebutuhan dasar penerima manfaat tetap terpenuhi.
“Ada macam-macam kebutuhan pokok, seperti beras, telur, sarden, dan minyak goreng,”jelasnya saat di wawancara di kantor Dinsos Kukar pada Kamis (6/3/2025).
Pemberian bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat yang membutuhkan.
Pemerintah Kukar terus berupaya mengurangi permasalahan sosial, terutama bagi kelompok yang rentan dan membutuhkan perhatian khusus. Oleh sebabnya, bantuan ini menjadi langkah konkret dalam memberikan perlindungan sosial.
Selain bantuan permakanan, pemerintah juga menyalurkan bantuan alat bantu bagi penyandang disabilitas. Program ini dilakukan secara rutin setiap tahun dengan berbagai jenis alat bantu yang diberikan sesuai kebutuhan penerima.
“Kita di tahun 2025 akan salurkan alat bantu mencakup 9 kursi roda, 14 alat bantu dengar (hearing aid), 10 tongkat kruk, 7 tongkat kaki 3, dan 11 tongkat tunanetra,”terangnya.
Selain itu, ada pula 2 unit motor roda tiga serta 4 kaki palsu yang terdiri dari 2 kaki palsu atas lutut dan 2 kaki palsu bawah lutut. Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan mobilitas dan kualitas hidup para penyandang disabilitas.
Yuliandris mengatakan alat bantu ini sangat berperan dalam mendukung penyandang disabilitas agar tetap produktif dalam kehidupan sehari-hari. Dengan alat bantu yang tepat, mereka dapat lebih mudah beraktivitas dan berkontribusi di masyarakat.
Ia melanjutkan bahwa pemerintah berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Keberlanjutan program ini menjadi salah satu bentuk komitmen dalam menciptakan inklusivitas bagi semua kalangan.
Program bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah terus berupaya memperhatikan kelompok rentan di masyarakat.
“Nah, alat bantu penyandang disabilitas ini sangat besar sekali dirasakan oleh penyandang disabilitas, ya, untuk membantu produktif,”harapnya. (Adv/Hmd)
