Penajam – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, resmi menutup Turnamen Pencak Silat se-Kalimantan Timur yang digelar di Dome Anden Oko, Penajam. Turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kaltim ke-17 yang untuk pertama kalinya dipusatkan di Kabupaten PPU, sehingga menjadi ajang penting dalam meningkatkan atmosfer kompetisi olahraga pelajar di daerah tersebut.
Acara penutupan berlangsung meriah dan hikmat, dihadiri Ketua DPRD Bontang, jajaran panitia, para atlet, pelatih, serta ofisial dari seluruh kabupaten/kota peserta. Kehadiran para tokoh dan kontingen ini menunjukkan antusiasme tinggi terhadap cabang olahraga pencak silat sebagai salah satu warisan budaya sekaligus olahraga prestasi yang banyak diminati pelajar.
Dalam sambutannya, Wabup Abdul Waris Muin menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta yang telah berlaga dengan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Ia menegaskan bahwa torehan prestasi bukan satu-satunya tujuan, melainkan bagaimana para atlet membangun sikap disiplin, mental kompetitif, dan karakter positif.
“Yang kami hormati Ketua DPRD Bontang, panitia, atlet, pelatih, dan ofisial. Atas nama Wakil Bupati Penajam Paser Utara, saya mengapresiasi seluruh kontingen yang mengikuti kegiatan pencak silat se-Kalimantan Timur pada Popda Kaltim ke-17. Semua telah tampil luar biasa,” ujarnya.
Waris juga mengucapkan terima kasih kepada kontingen yang berhasil meraih medali, baik emas, perak, maupun perunggu. Ia menilai jalannya pertandingan sangat kondusif tanpa adanya insiden yang mengganggu, sebagai bukti kedewasaan dan profesionalitas seluruh peserta.
“Tidak ada insiden, tidak ada riak. Kita tahu bahwa dalam olahraga hanya ada dua kemungkinan: menang atau kalah. Yang terpenting adalah sikap sportif,” tambahnya.
Prosesi penutupan dilanjutkan dengan penyerahan dan pengalungan medali kepada para juara, disambut penuh kebanggaan oleh para atlet dan pendukungnya.
Mengakhiri sambutan, Wabup Waris berharap prestasi atlet pencak silat, khususnya dari PPU, semakin meningkat dan mampu membawa nama daerah hingga tingkat nasional. Ia juga mendorong pembinaan atlet muda terus diperkuat agar regenerasi pesilat tetap terjaga dan semakin kompetitif. (Adv/DiskominfoPPU)
