PPU Targetkan Raih Predikat Nindya KLA 2025

PENAJAM – Penajam Paser Utara (PPU) menargetkan perolehan predikat Nindya dalam penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) tahun 2025. Pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan program KLA berjalan optimal dan memenuhi standar nasional.

Nova Paranoan menyampaikan bahwa pencapaian ini bukan sekadar penghargaan, tetapi bukti komitmen PPU dalam melindungi hak anak.

“Predikat Nindya bukan hanya simbol, tetapi bukti bahwa PPU mampu memberikan perlindungan dan pemenuhan hak anak secara optimal. Oleh karena itu, kami ingin memastikan bahwa program KLA benar-benar berdampak nyata bagi anak-anak di PPU,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) PPU, Chairur Rozikin, menyebut bahwa pihaknya terus melakukan pendampingan intensif menjelang verifikasi lapangan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI pada April 2025.

“Kami memastikan bahwa data yang dilaporkan sesuai dengan kondisi di lapangan. Oleh karena itu, koordinasi dengan seluruh OPD akan terus kami tingkatkan untuk melengkapi eviden yang dibutuhkan,” jelasnya.

Chairur juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam mewujudkan KLA.

“Penilaian KLA bukan hanya tugas satu instansi, melainkan hasil kolaborasi seluruh elemen daerah. Kami akan memperkuat sinergi dengan OPD, lembaga masyarakat, dan pihak terkait lainnya agar target ini dapat tercapai,” tambahnya.

Saat ini, PPU telah memperoleh nilai sementara sebesar 773,84, dan optimis mencapai target nilai maksimal.

“Kami yakin bisa meraih predikat Nindya KLA 2025. Namun, kehadiran Bapak Bupati dalam proses penilaian menjadi faktor penting. Kami akan segera berkoordinasi untuk memastikan dukungan penuh dalam tahapan ini,” pungkas Chairur. (Adv/DiskominfoPPU)

Exit mobile version