PENAJAM – Dalam upaya meningkatkan hasil pertanian dan mendorong kesejahteraan masyarakat, Penjabat Bupati Penajam Paser Utara (PPU), M. Zainal Arifin, mengajak masyarakat untuk tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga memperhatikan aspek pemasaran produk pertanian. Dalam acara penanaman jagung perdana, Zainal menekankan pentingnya memanfaatkan teknologi digital untuk memaksimalkan potensi pasar.
“Kita harus mulai menggunakan digital marketing untuk memasarkan produk pertanian kita. Dengan begitu, pasar akan lebih mudah dijangkau, bahkan hanya melalui telepon genggam,” ungkapnya (23/10). Pernyataan ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk membantu petani dalam menjangkau konsumen secara lebih efisien.
Zainal Arifin juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten PPU sedang melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian dan semua kecamatan serta desa untuk memetakan lahan produktif yang belum dimanfaatkan. Sebagai bagian dari inisiatif ini, bibit tanaman akan disediakan secara gratis bagi masyarakat, terutama di 54 kelurahan dan desa yang ada di PPU.
“Bibit akan kita sediakan secara gratis untuk seluruh kelurahan dan desa. Harapannya, dengan program ini, kita bisa membangun sentra-sentra agrowisata yang tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga sektor pariwisata di tengah perkembangan IKN (Ibu Kota Nusantara),” jelasnya.
Acara ini juga dihadiri oleh Kapolres PPU, perwakilan dari Kodim 0913/PPU, Kepala Dinas Pertanian, serta Kepala Desa dan Lurah se-Kecamatan Babulu. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan program penanaman jagung dan pemanfaatan lahan produktif di Kabupaten Penajam Paser Utara dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah serta mewujudkan kesejahteraan yang berkelanjutan.
Dengan pendekatan ini, Pemerintah Kabupaten PPU berharap untuk menciptakan sistem pertanian yang lebih inovatif dan berdaya saing, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian dan pariwisata. (Adv/DiskominfoPPU)
