Penajam,- Polres Penajam Paser Utara (PPU) mengikuti Dialog Penguatan Internal Polri dengan tema “Polisi Unggul Yang Presisi dan Humanis” secara virtual di Ruang Vicon Lantai II Polres PPU, Rabu (21/06/2023).
Kegiatan Virtual dipimpin Kadiv Humas Polri yang diwakili Karo Penmas Div Humas Polri Brigjen Pol Dr. Ahmad Ramadhan, S.H.,M.H., M.Si. yang diikuti seluruh Polda dan Polres jajaran.
Hadir mengikuti Zoom Meeting di Polres PPU, Wakapoles PPU Kompol Bergas Hartoko beserta jajarannya, dan sejumlah wartawan. Acara diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Doa.
Sambutan Kadiv Humas Polri yang disampaikan Karo Penmas Div Humas Brigjen Pol Dr. Ahmad Ramadhan,S.H., M.H., M.Si. bahwa dalam dialog publik dengan tema “Polisi Unggul Yang Presisi dan Humanis” yang dimana merupakan sebuah cerminan yang memiliki pelayanan prima untuk mewujudkan Polri yang presisi dan humanis“, Ucapnya.
Dijelaskannya hingga April 2023 sebuah lembaga survey mencatat bahwa tingkat kepercayaan mesyarakat terhadap kinerja Polri cenderung meningkat yaitu pada angka 73,2 persen, artinya naik secara signifikan dibanding hasil suvey pada Februari 2023 berada pada angka 70,8 persen, dalam konteks Polri mampu melindungi, mengayomi masyarakat dan menegakkan hukum.
Tumbuhnya kembali kepercayaan masyarakat terhadap Polri, Ramadhan menambahkan, Anggota Polri tidak bisa dilepaskan dari tindakan tegas Kapolri Jedral Listyo Sigit Prabowo dalam menangani berbagai kasus yang menimpa sejumlah anggota Polri dalam berbagai jenjang kepagkatan, Polri bersikap tegas dengn tidak melindungi oknum anggotanya yang terlilit kasus, hal ini merupakan manifestasi dari tekad Kapolri untuk mengambil sikap tegas terhadap apa yang dilakukan oleh Polri sesuai dengan kapasitasnya, bahwa pemipin berperan sebagai penentu arah, pengambil kebijakan dan komunikator.
“Terkait dengan tahun politik Polri dituntut untuk menjaga netralitas dari godaan-godaan kekuasaan dan tetap fokus pada upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat serta menjadi pengayom bagi seluruh masyarakat,” Tandas Ramadhan.
Hal tersebut hampir senada diungkapkan Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi sebagai narasumber pada kegiatan tersebut , ia menambahkan bahwa Polri telah mampu mengembalikan marwahnya, karena sejatinya niat tulus serta usaha kerja keras dan Kesungguhan Pimpinan Polri untuk berbenah seperti sama sama dipahami saat ini ada sedikit masalah di internal Polri, namun berkat kesungguhan pimpinan Polri dalam mengemban tugas dan tanggungjawab, untuk melakukan reformasi mental di internal Polri, sehingga pimpinan Polri malakukan gebrakan terhadap oknum Polisi-polisi nakal serta tidak ragu mencopot anggota Polri Yang terlibat dengan kasus yang merusak citra kepolisian.
Andi Rio menambahkan, Polri memang dituntut untuk mampu menghadirkan keteladanan baik secara kelembagaan maupun secara profesional seperti yang telah dicanangkan dalam surat edaran Kapolri mengenai larangan hidup mewah yang ditujukan agar aparat melakukan pembenahan dari internal Polri sendiri.
“Sebagai anggota polri tentu diharapkan mampu memanifestasikan nilai nilai keteladanan tersebut baik dalam berprilaku, sikap dan tindakan dalam melaksanakan tugas maupun diluar tugas, karena kita tahu banyak juga polisi yang patut menjadi teladan, selain mampu menapilkan sikap terbaik di masyarakat dan banyak juga yang mampu bersikap baik, mengayomi dan bahkan ia mencontohkan ada polisi di Kabupaten Bulu Kumba, Sulsel, yang menyempatkan diri menampung beberapa anak yatim, memelihara serta menyekolahkannya, inilah sebuah contoh teladan yang dilakukan polisi dan sangat patut diapresiasi,” tutupnya. (*)
