Pemda Kabupaten Penajam Paser Utara Gelar Rapat Koordinasi Penyediaan Kebutuhan Air Bersih dan Air untuk Pertanian

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Rapat Koordinasi Penyediaan Kebutuhan Air Bersih dan Air untuk Pertanian bersama jajaran TNI, Polri, Perumda Danum Taka, serta perangkat daerah terkait, Selasa (01/09/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Bupati PPU H. Mudyat Noor, S.Hut. dan membahas langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat sekaligus mendukung ketersediaan air bagi sektor pertanian di Kabupaten PPU.

Dalam rapat, Pemkab PPU menekankan pentingnya sinergi lintas instansi dalam mengoptimalkan berbagai program dan potensi sumber daya air yang tersedia. Kolaborasi tersebut mencakup pembangunan sumur bor, pemanfaatan sumber air potensial, pengembangan jaringan perpipaan, pompanisasi serta infrastruktur pendukung lainnya.

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah pembangunan sumur bor melalui program TNI AD. Untuk tahap ketiga, TNI telah memperoleh mandat pembangunan sedikitnya 11 titik sumur air bersih di Kabupaten PPU. Jumlah tersebut masih dapat bertambah berdasarkan hasil pendataan dan pemetaan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Sebelumnya, pada Agustus 2026 telah dilaksanakan pembangunan satu titik sumur bor di Kelurahan Saloloang. Penentuan titik pembangunan berikutnya akan dikoordinasikan bersama pemerintah daerah, perangkat daerah, pemerintah kecamatan, kelurahan/desa dan masyarakat agar pembangunan dapat tepat sasaran.

Kebutuhan air bersih menjadi salah satu fokus utama karena keberadaan sumber air tidak hanya dibutuhkan untuk irigasi pertanian, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan fasilitas umum, termasuk rumah ibadah serta fasilitas pelayanan masyarakat.

Dalam hal pelayanan air minum, Perumda Danum Taka turut mengikuti rapat koordinasi dan dilibatkan dalam pembahasan teknis terkait pemanfaatan sumber air serta pengembangan jaringan distribusi. Kolaborasi dengan Perumda Danum Taka diharapkan dapat memperkuat upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan sumber air baku yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Selain air bersih, rapat juga membahas penyediaan air untuk mendukung sektor pertanian. Program sumur bor, pompanisasi, jaringan irigasi dan pembangunan jembatan pendukung akses pertanian menjadi bagian dari program yang dapat disinergikan antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan instansi teknis terkait.

Pemkab PPU bersama Perumda Danum Taka dan instansi terkait juga mengkaji potensi sumber-sumber air yang dapat dikembangkan sebagai sumber air baku. Pemanfaatannya dapat dilakukan melalui pompanisasi, pengolahan air dan pembangunan jaringan perpipaan untuk memperkuat pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Rapat koordinasi ini diikuti oleh Bupati PPU H. Mudyat Noor, S.Hut., jajaran Pemerintah Kabupaten PPU, Perumda Danum Taka, Kodim/TNI AD, Polres PPU, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pertanian, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan dan desa, serta instansi teknis terkait lainnya.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemkab PPU berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam penyediaan air bersih dan air untuk pertanian. Sinergi ini diharapkan mampu mengoptimalkan potensi sumber daya air, memperluas cakupan pelayanan air bersih, serta mendukung produktivitas sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara.(*/Hms23)

Exit mobile version