PENAJAM – Anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Sujiati, menyatakan komitmennya dalam mendukung program perlindungan anak dan perempuan di daerahnya. Sebagai satu-satunya wakil perempuan di DPRD PPU, Sujiati menegaskan pentingnya perhatian khusus terhadap isu-isu yang berkaitan dengan perempuan dan anak.
Dalam wawancaranya, Sujiati mengungkapkan kesiapan pihaknya untuk mendukung program-program dari dinas terkait guna meningkatkan perlindungan anak dan perempuan. Salah satu langkah yang sudah dijalankan, menurutnya, adalah pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang menangani Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di PPU. UPTD ini, lanjut Sujiati, memiliki peran strategis dalam menangani berbagai kasus kekerasan serta perlindungan terhadap perempuan dan anak di daerah tersebut.
“Insyaallah, kami akan terus mendukung program-program dinas terkait dalam menangani permasalahan perlindungan anak dan perempuan. Saat ini, sudah ada UPTD P2TP2A yang berfungsi untuk menangani masalah tersebut di PPU,” ungkap Sujiati, Senin (11/11/2024).
Sujiati juga menyatakan kesiapan untuk mendukung alokasi anggaran yang diperlukan oleh dinas terkait demi penanganan kasus-kasus yang melibatkan perempuan dan anak. Menurutnya, alokasi anggaran yang cukup sangat penting agar program perlindungan ini dapat berjalan secara efektif dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
“Kami akan mendukung anggaran yang diajukan oleh dinas terkait untuk penanganan kasus-kasus yang melibatkan perempuan dan anak. Perlindungan terhadap mereka adalah prioritas kita semua,” tambahnya.
Dengan adanya dukungan dari DPRD, diharapkan program-program perlindungan perempuan dan anak di Kabupaten Penajam Paser Utara dapat terus berjalan dengan optimal. Komitmen ini, menurut Sujiati, sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi seluruh kalangan, khususnya bagi mereka yang rentan. (Adv/DPRD PPU)
